TUHAN ADALAH PENGUASA MUTLAK

RENUNGAN RABU, 24 FEBRUARI 2010

1.   BERNYANYI BE 256 : 1, 3 “JESUS KRISTUS I DO RAJA”

Jesus Kristus i do Raja pinabangkit ni AmaNa/ Manggomgomi sasude, manggomgomi sasude/ Jala nasa hajolmaon tu ibana do martuhan/ Parhatopotonna be, parhatopotonna be.

Debata do sasadasa holan Jesus do tudosna/ Anak tu Amana i, Anak tu Amana i/ Na so meret habangsana so marujung do ngoluna/ Tongtong gomgomanNa i, tongtong gomgomanNa i.

2.   AYAT HARIAN – MATIUS 28 : 18b

Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

3.   RENUNGAN:

TUHAN ADALAH PENGUASA MUTLAK

Sering disebutlkan bahwa Injil Matius 28, 18 – 20 adalah amanat Agung dari Tuhan Yesus Kristus. Tentu maknanya sangat tinggi dalam pemberitaan Injil ditengak dunia ini. Pesan Agung itu dimulai dengan nats ini, yaitu “KepadaKu telah diberikan kuasa di surga dan bumi”. Pernyataan ini meliputi dua tempat yang berbeda, Surga dan bumi. Yang sama sekali tidak pernah terhubungkan apalagi dipersatukan. Hal ini lebih jelas kalau kita membaca Injil Johannes tentang penyebutannya tentang bumi atau dunia adalah simbol dari kejahatan dan dosa.

Melalui penyataan Yesus ini, jelas bahwa hanya Tuhan yang dapat mempersatukan Surga dengan bumi dalam penguasaannya yang mutlak. Karena dengan kedatangannya sebagai Juruselamat dalam missi khususnya, adalah menyelamatkan manusia dan seluruh bumi. Sehingga kuasa kejahatan yang menyimbolkan dunia atau bumi telah terkalahkan dalam kemenanganNya dan kebangkitanNya dari kematian. Sehingga segala kuasa, sengat dan kuasa maut telah terkalahkan dan tidak akan berkuasa lagi bagi setiap orang percaya.

Hal itulah yang diberikan, juga kepada setiap orang percaya untuk memberitakan Injil sampai keujung bumi. Sehingga pada saat kedatanganNya yang kedua kali sebagai Hakim Terakhir, akan terjadi penjatuhan vonnis bagi sijahat dan siiblis, dan bagi orang yang dibenarkan akan hidup dalam kehidupan yang kekal, yaitu Surga dimana Allah akan berkuasa dan akan bertahta untuk selamalamanya. Amin. (stb)

4.   DOA SYAFAAT

5.   BERNYANYI KJ 450, 1, 3  “HIDUP KITA YANG BENAR”

Hidup kita yang benar haruslah mengucap syukur/ Dalam Kristus bergemar, janganlah tekebur./ Dalam susah pun senang dalam segala hal/ Aku  bermazmur dan ucap syukur, itu kehendakMu.

Apa arti hidupmu bukankah ungkapan syukur/ Kar’na Kristus Penebus berkorban bagimu/ Dalam susah pun senang dalam segala hal/ Aku  bermazmur dan ucap syukur, itu kehendakMu.

6.   DOA BAPA KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s