ALLAH MENYERTAI DAN MEMAMPUKAN HAMBANYA

RENUNGAN, JUMAT 5 PEBRUARI 2010

1.   BERNYANYI BE 515 : 2  ”RINGGAS MA TAPABOA”

GoarNa tapaboa tu liat tano on,/ Ai i do na manggohi tongtong rohanta on/ Taaithon ma  gogoNa i na so dung talu i/ GoarNa tapaboa tu liat tano i.

2.   AYAT HARIAN – KELUARAN 4 : 12

Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan.

3.   RENUNGAN:

ALLAH MENYERTAI DAN MEMAMPUKAN HAMBANYA

Nas hari ini berlatar-belakang pemanggilan Allah kepada Musa untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Keluaran 4:14b dengan jelas menyebutkan bahwa Harun tidak saja sebagai anak tertua tetapi juga pandai berbicara. Tetapi mengapa Musa yang dipilih Tuhan, orang yang mempunyai banyak kekurangan, orang yang “kurang percaya diri”? Memang orang yang merasa mempunyai kelemahan-kelemahan sering merasa rendah diri dan kurang percaya diri. Itulah yang yang terjadi pada diri Musa sehingga ia berusaha menolak panggilan Allah dengan bermacam-macam alasan. Satu dari alasan itu adalah Musa menyatakan tidak pandai berbicara.

Keberatan Musa menyangkut hal ini sangat wajar. Bukankah karunia berbicara suatu hal yang sangat penting dalam menyampaikan kehendak Allah? Sementara disebutkan dalam ayat 10 Musa berat mulut dan berat lidah. Terhadap keberatan ini Allah menyatakan kepada Musa: “siapakah yang membuat lidah manusia, siapakah yang membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni TUHAN?” Melalui penyataan ini, Musa diingatkan akan kemahakuasaan Allah sebagai pencipta. Benar ada realita kelemahan pada diri Musa tetapi hal ini tidak boleh menjadi legitimasi penolakan terhadap panggilan Allah. Dalam ayat 12 Allah menyatakan akan menyertai lidah Musa, bahkan lebih dari itu akan mengajar Musa apa yang harus ia katakan. Tuhan sangat mengenal orang yang dipilihNya. Dia tahu kekurangan dan kelebihannya. Musa mempunyai kekurangan. Demikian juga kita semua. Namun kekurangan tersebut seharusnya tidak membuat kita menolak panggilan Tuhan, sebab Tuhan lebih tahu tentang kita. Ingat, Allah tidak memandang rendah kekurangan kita. Bahkan Ia mau menggunakan setiap ketidak-sempurnaan kita untuk kemuliaanNya. Amin. [HPB]

4.   DOA SYAFAAT

5.   BERNYANYI KJ 345 : 1, 3  “SERTAI KAMI, TUHAN”

Sertai kami, Tuhan, dengan anug’rahMu; berilah pertolongan melawan si set’ru.

Sertai kami, Tuhan, dengan cahayaMu; jadikan kebenaran pemandu yang teguh.

6.   DOA BAPA KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s