MENJALANI KESATUAN KITA DI DALAM KRISTUS

RENUNGAN, SENIN 18 JANUARI 2010

1.   BERNYANYI BE 123 : 3  ”ALE DONGAN NA SAROHA”

Sai pasada ale Tuhan angka na porsea i/ Asa masihaholongan songon na pinatikMi/ Dibagasan hasintongan i do pinangidoMi/ Sai padomu angka dongan na tutu sinondangMi.

2.   AYAT HARIAN – EFESUS 4 : 4

Satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu.

3.   RENUNGAN:

MENJALANI KESATUAN KITA DI DALAM KRISTUS

Kedatangan Tuhan Yesus ke dunia bukan hanya untuk menyelamatkan manusia, tetapi juga untuk menciptakan suatu masyarakat yang baru, persekutuan yang baru sebagai anggota tubuh Kristus, anggota keluarga Allah dan warga kerajaan Allah. Persekutuan yang harmonis, erat dan utuh adalah merupakan syarat bagi pertumbuhan hidup rohani dari anggota jemaat. Paulus mengajarkan bahwa ada beberapa aspek bagi kesatuan kita sebagai orang-orang percaya, yaitu: pertama: satu tubuh. Allah mengambil manusia ke dalam keluargaNya tanpa pandang ras, jenis kelamin maupun denominasi. Iman kepada Yesus Kristus, itulah yang penting mempersatukan kita. Kedua: Satu Roh. Semua orang percaya didiami oleh satu Roh, yaitu Roh Allah yang disebut dengan Roh Kudus. Kita semua memiliki Allah Tritunggal yang memberikan kuasa dan menuntun kita. Ketiga: Satu Pengharapan. Sebagai orang percaya, kita berbagi dalam pengharapan yang sama, yaitu kembalinya Sang Mesias dan kehidupan masa depan di surga bersamaNya. Keempat: Satu Tuhan. Ketuhanan Yesus memerintah atas semua orang. Kita harus mengakui dan tunduk kepada otoritasNya atas semua aspek kehidupan kita. Kelima: Satu Iman. Orang percaya dipersatukan dalam satu iman, yang berlandaskan beberapa kebenaran mendasar: Yesus adalah Allah yang berinkarnasi; dilahirkan oleh perawan, Ia menjalani hidup tanpa dosa, mati menggantikan tempat kita, bangkit dari kematian, naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Bapa. Pendamaian dengan Allah hanya dapat terjadi melalui iman kepada karya penyelamatan Kristus.

Dengan melihat apa yang menjadi kesamaan kita, maka akan semakin mudah bagi kita untuk mengabaikan perbedaan. Hal itu akan menjauhkan kita dari berbagai perselisihan dan perpecahan, sehingga mempersatukan kita dalam komunitas yang saling membangun, saling menopang, saling menolong dan saling mengasihi. Itulah yang dikehendaki Tuhan. Amin. [MP]

4.   DOA SYAFAAT

5.   BERNYANYI KJ 249 : 1  “SERIKAT PERSAUDARAAN”

Serikat persaudaraan, berdirilah teguh!/Sempurnakan persatuan di dalam Tuhanmu/ Bersama-sama majulah, dikuatkan iman/ Berdamai, bersajahtera, dengan pengasihan.

6.            DOA BAPA KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s