KRISTUS HADIR MENGHAPUSKAN DISKRIMINASI

RENUNGAN, KAMIS 21 JANUARI 2010

1.   BERNYANYI BE 369 : 1 “O JESUS PANONDANG”

Na marhahaanggi hita sasude/ Ndang mardia imbar manang ise pe/ Asing be hatanta nang luatta pe/ Sada do Amanta i taingot be.

2.   AYAT HARIAN – GALATIA 3 : 28

Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.

3.   RENUNGAN:

KRISTUS HADIR MENGHAPUSKAN DISKRIMINASI

Salah satu karakter dan sifat yang negatif yang sangat menonjol dalam diri manusia adalah selalu mementingkan kedudukan, yakni status pribadi. Aku ini orang macam apa, aku harus mempertahankan kedudukan atau statusku itu. Sehingga terkadang manusia membentengi dirinya dengan melakukan pembatasan-pembatasan dan pembedaan-pembedaan dalam melakukan hubungannya dengan sesama. Kemajemukan dan kebhinekaan dalam kehidupan rohani orang kristen tidak jarang membuat persoalan, perselisihan bahkan sampai pada perpecahan dalam suatu persekutuan orang kristen itu sendiri.

Saudara yang terkasih, melalui ayat yang kita baca di atas; Rasul Petrus mengingatkan kita kembali bahwa Kristus Yesus adalah penggenapan janji Allah akan keselamatan manusia. Dia hadir untuk meruntuhkan tembok-tembok pembatas diantara manusia dengan Allah. Kita semuanya telah bersatu di dalam Kristus, walaupun dalam pandangan manusia masih ada perbedaannya. Kehadiran Kristus juga membawa kemerdekaan bagi manusia dari perhambaan dosa. Namun demikian, walaupun orang Kristen merasa menikmati hak-hak istimewa yang baru sebagai akibat hidup baru dalam Kristus Yesus, namun bukan berarti kita bebas melakukan segala keinginan daging yang bertentangan dengan kehendak dan ajaran dari Kristus Yesus itu sendiri. Dan inilah satu dasar bagi pembangunan gereja. Jika memasukkan perbedaan-perbedaan duniawi dan mengabaikan kehendak Kristus ke dalam gereja, maka pembangunan gereja selamanya tidak mungkin berhasil, dan hubungan antara saudara saudari selamanya tidak mungkin menjadi normal. Karena itu saudara, di dalam Tubuh Krisus tidak lagi ada perbedaannya. Perbedaan antara orang Yunani dengan orang Yahudi, perbedaan antara orang merdeka dengan budak/hamba, perbedaan antara laki-laki dengan perempuan, perbedaan antara orang bersunat dengan orang tak bersunat. Hiduplah dalam kesatuan dan lakukanlah kehendakNya didalam kehidupan kita. Amin. [GS]

4.   DOA SYAFAAT

5.   BERNYANYI KJ 252 : 1  “BATU PENJURU G’REJA”

Batu penjuru G’reja dan Dasar yang esa/ yaitu Yesus Kristus, Pendiri umatNya/ Dengan kurban darahNya Gereja ditebus/ Baptisan dan firmanNya membuatNya kudus.

6.   DOA BAPA KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s