KEJARLAH KARUNIA ROH UNTUK SALING MEMBANGUN

RENUNGAN, RABU 20 JANUARI 2010

1.   BERNYANYI BE 467 : 1 “ASI NI ROHAM HUPUJI”

Asi ni rohaM hupuji ala Ho manobus au/ Di paias Ho rohangku, gabe soranganMu au/ IngananMu rohanami, TondiMi manggohi i/ Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi.

2.   AYAT HARIAN – 1 KORINTUS 14 : 2

Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

3.   RENUNGAN:

KEJARLAH KARUNIA ROH UNTUK SALING MEMBANGUN

Berdasarkan 1 Kor. 12:7-11, kita dapat mengetahui adanya sembilan jenis karunia Roh Kudus yaitu: berkata-kata dengan hikmat, berkata-kata dengan pengetahuan, karunia untuk menyembuhkan, karunia iman, karunia mengadakan mujizat, karunia bernubuat, karunia untuk membedakan bermacam-macam roh, karunia untuk berkata-kata dalam bahasa roh, dan karunia untuk menafsirkan bahasa roh. Agaknya orang-orang Kristen di Korintus gemar mengejar karunia-karunia Roh ini. Paulus sendiri mendorong mereka untuk memperoleh karunia-karunia Roh itu (1Kor. 12:31). Dan ia mengucap syukur atas berbagai karunia yang dianugerahkan Allah kepada jemaat Korintus sehingga ada yang mampu berbahasa roh, bernubuat, berkotbah dan sebagainya. Persoalannya, kemampuan yang dikaruniakan Allah kepada mereka disusupi oleh roh perselisihan. Muncul kelompok-kelompok yang merasa dirinya lebih baik dari yang lain. Kelompok orang yang mampu berbahasa roh merasa lebih tinggi dari kelompok orang yang mampu bernubuat. Apa tanggapan Paulus atas perselisihan ini?

Rasul Paulus, setelah mencela Gereja di Korintus karena penyalahgunaannya dalam hal ini, mengatakan supaya mereka mengejar kasih dan mengusahakan diri memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat. Dalam pandangan Paulus, siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya. Dan ia hanya membangun dirinya sendiri. Tetapi siapa yang bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia, ia membangun, menasihati dan menghibur (1Kor.14:1-4). Paulus memang suka bila mereka semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, ia ingin supaya mereka bernubuat, sehingga mereka dapat membangun Jemaat. Firman hari ini mengajak kita berusaha memperoleh karunia Roh, apa pun itu, tetapi jangan pernah menganggap diri lebih tinggi yang lain. Sebaliknya mari kita pakai karunia itu untuk saling membangun. Amin. [HPB]

4.   DOA SYAFAAT

5.   BERNYANYI KJ 357 : 2, 4  “DENGAR PANGGILAN TUHAN”

Gunakanlah bakatmu, pemb’rian kasihNya/ Amalkan karyamu bagi manusia.

Berikanlah bantuan bagi sesamamu/ Pancarkan cahya Tuhan di dalam hidupmu.

6.            DOA BAPA KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s