HIDUP SEHATI SEJIWA DAN SALING BERBAGI

RENUNGAN, JUMAT 22 JANUARI 2010

1.   BERNYANYI BE 120 : 6 “ALE IMMANUEL TATAP”

Sai hamonangkon sude hajolmaon, taiti sandok manisia tu Ho/ Asa diboan sude hasangapon dohot pelean na hushus di Ho/ Jala dipuji sude manisia Ho, ale Tuhan, na tong marmulia.

2.   AYAT HARIAN – KISAH PARA RASUL 4 : 32

Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.

3.   RENUNGAN:

HIDUP SEHATI SEJIWA DAN SALING BERBAGI

Hidup bersama adalah kelebihan manusia dari ciptaan Tuhan yang lain. Hidup bersama bisa berkelompok dan untuk dapat membentuk kelompuk harus ada kebersamaan. Kebersamaan dalam hati, pikiran dan jiwa. Hewan / binatang tidak ada perasaan sehati, sepikir dan sejiwa. Namun demikian, sehati, sepikir dan sejiwa bukan berarti tidak boleh berbeda atau tidak ada perbedaan. Perbedaan ada dan pasti ada.. Tetapi bukan perbedaaan itu yang ditonjolkan tetapi kebersamaan itu sendiri. Dalam perbedaan itu kita mencari kebersamaan. Itulah hidup bersama. Salah satu ciri hidup bersama itu adalah mau saling berbagi.

Saudara yang dikasihi Kristus. kita tidak bisa hidup menyendiri, kecuali orang-orang yang tidak waras (sakit jiwa). Kita hidup berkomunitas, hidup bersama dengan orang lain dalam kepelbagaian. Artinya walaupun kita hidup bersama tetap akan ada perbedaan. Contohnya hidup suami isteri, hidup berkeluarga, hidup bermasyarakat (di tempat kerja, di lingkungan tempat tinggal, di gereja dan sebagainya). Untuk dapat hidup bersama dalam kepelbagaian adalah saling menghargai, saling menghormati satu sama lain, dan saling mengakui kehadiran,kelebihan orang lain. Dan ini bisa tercipta bila mau saling berbagi dalam pikiran dan pendapat orang lain dan tidak memaksakan pikiran dan pendapat kita, berbagi dalam hal materi walaupun  hanya secuil, mungkin tidak berarti bagi kita, tetapi bagi orang lain cukup berarti. Hidup seperti inilah yang kita usahakan terus menerus sepanjang hidup ini, dan akan terciptalah hidup yang damai sejahtera. Selamat Sejahtera. Amin. [OT]

4.   DOA SYAFAAT

5.   BERNYANYI KJ 18 : 1  “ALLAH HADIR BAGI KITA”

Allah hadir bagi kita dan hendak memb’ri berkat/ Melimpahkan kuasa RohNya bagai hujan yang lebat/ Dengan Roh Kudus, ya Tuhan, umatMu berkatilah!/ Baharui hati kami; o, curahkan kurnia.

6.   DOA BAPA KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s