KITA TIDAK HANYA WARGA DUNIA, TETAPI JUGA WARGA SURGA

RENUNGAN, SABTU 16 JANUARI 2010

1.   BERNYANYI BE 354 : 1 “SAI TONG MAIMAIMA DO”

Sai tong maimaima do rohanta i di Jesus/ Ibana haluaon do di angka naung tinobus/ Ro do muse Tuhanta i mardongan hasangapon i/ Sai ro ma Ho, o Jesus, sai ro ma Ho, o Jesus.

2.   AYAT HARIAN – FILIPI 3 : 20

Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat.

3.   RENUNGAN:

KITA TIDAK HANYA WARGA DUNIA, TETAPI JUGA WARGA SURGA

Tidak sedikit orang Kristen yang “marungkil” menjalani realita hidupnya. Apalagi, ketika kenyataan hidupnya diperhadapkan dengan kenyataan hidup orang-orang yang  menurutnya “Kristen asal-asalan” atau belum percaya kepada Kristus. Ditambah lagi, kenyataan hidupnya relatif lebih sulit dan pahit dibandingkan dengan mereka. Jadilah orang Kristen yang sungguh percaya bergumul dalam imannya. Mengapa orang-orang yang mempertuhankan perut mereka dan menghalalkan segala cara, hidupnya kelihatan lebih senang? Mengapa orang-orang yang bertindak sebagai seteru Tuhan Yesus hidupnya kelihatan lebih nyaman? Mengapa? Inilah pergumulan yang bukan tidak mungkin membuat orang percaya berbalik dari imannya atau bertindak yang bertentangan dengan imannya. Untuk itulah, Rasul Paulus memberi nasihat kepada umat Tuhan. Iman kita tidak berhenti hanya sebagai warga negara duniawi. Yang terpenting, kita juga adalah warga negara Sorga. Lagipula kesenangan dan kenyamanan yang disediakan oleh dunia ini hanyalah fatamorgana. Semuanya tidak abadi dan hanya sementara. Itulah sebabnya yang terutama adalah memelihara dan menjaga kewarganegaraan Sorga yang dikaruniakan Tuhan Yesus bagi kita. Dunia ini adalah kesementaraan yang akan segera kita tinggalkan. Dunia ini tidak akan pernah dapat memberikan keselamatan yang sejati. Hanya Tuhan Yesus Kristuslah Juruselamat yang patut kita harapkan dan nantikan.

Namun dalam proses menanti tersebut, kitapun terpanggil untuk dengan sungguh menunaikan segala tanggungjawab yang dipercayakanNya kepada kita. Kita bekerja dan berkarya denggan kesungguhan di dalam Tuhan. Sebab, yang utama bukan hanya “hasil” dari apa yang kita kerjakan, tetapi juga “proses” dari apa yang kita kerjakan.  Apakah dalam proses untuk mencapai hasil itu, kita tetap di dalam Tuhan? Ingat, kita adalah warga Sorga yang menantikan Tuhan Yesus, Juruselamat kita. Renungkanlah! Amin. [LIM]

4.   DOA SYAFAAT

5.   BERNYANYI KJ 436 : 3  “LAWANLAH GODAAN”

Allah memberikan tajuk mulia bagi yang berjaya di dalam iman/ Kristus memulihkan kau yang tertekan, harap akan Yesus: pasti kau menang/ Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan, Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.

6.   DOA BAPA KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s