FONDASI HIDUP

RENUNGAN, SENIN 4 Januari 2010

1.   BERNYANYI BE 184 : 1 ”AUT NA SARIBU HALI GANDA”

Nunga tung jumpang au ojahan ni tondingki na mago i/ Mudar ni Jesus do manahan saleleng ni lelengna i/ Nang mago pe portibi on tongtong do hot ojahan on.

2.   AYAT HARIAN

MATIUS 7 : 24 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu”.

3.   RENUNGAN:

FONDASI HIDUP

Ucapan Yesus ini mengakhiri khotbah-Nya di bukit yang ditujukan untuk para murid-Nya. Dengan tekanan serius kini Yesus mengingatkan mereka bahwa hidup tiap orang suatu saat kelak akan diterpa badai. Badai itu akan sedemikian dahsyat dan pasti berakibat kekal. Badai itu akan membongkar kenyataan fondasi hidup macam apakah yang telah seseorang pakai untuk membangun kehidupannya.

Hanya ada dua macam fondasi hidup. Fondasi batu karang teguh adalah sikap dan praktik hidup saat demi saat mematutkan hidup sesuai firman. Orang sedemikian disebut Tuhan bijaksana sebab kehidupan taat firman membuatnya tahan terpaan badai. Maka orang yang bijaksana sangat penting untuk membangun di atas landasan yang benar. Orang yang rumahnya roboh, bersalah bukan karena kurang giat bekerja, tetapi karena tidak memanfaatkan batu karang. Fondasi pasir adalah sikap dan praktik hidup yang mendengar firman dan ajaran Yesus, tetapi tidak melakukannya. Orang seperti itu bodoh sebab rumah kehidupannya pasti akan tersapu bersih oleh terpaan badai dan banjir dahsyat. Apakah badai dan banjir itu? Mengacu ke konteks sebelum ini, pastilah yang Tuhan maksudkan dengan badai itu adalah hari penghakiman akhir. Dengan ucapan-Nya yang penuh kuasa itu, Yesus mendesak para pendengar-Nya untuk merespons Dia dengan ketaatan dan kesetiaan agar luput dari penghukuman itu.

Mereka yang merespons Firman Tuhan dan menaatiNya adalah orang-orang bijaksana yang berdiri kokoh. Ingatlah hidup yang singkat ini hanya awal dari hidup kelak. Bagaimana keadaan hidup kita kelak dalam kekekalan tergantung pada pilihan kita di hadapan Yesus. Amin. [THS]

4.   DOA SYAFAAT

5.   BERNYANYI KJ 38 : 1, 2  “T’LAH KUTEMUKAN DASAR KUAT”

T’lah kutemukan dasar kuat, tempat berpaut jangkarku/ Kekal, ya Bapa, Kau membuat PutraMu dasar yang teguh/ Biarpun dunia lenyap, pegangan hidupku tetap!

Itulah rahmat yang abadi, yang melampaui akalku/ Tuhan, Kaurangkul dalam kasih pedosa yang menjauhiMu!/HatiMu iba tergerak mencari aku yang sesat.

6.   DOA BAPA KAMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s